Ada Apa Dengan Jum’at?

Ada Apa Dengan Jum’at?

Ayah Bunda yang shalih dan shalihah, hari Jum’at adalah hari yang memiliki keutamaan di sisi Allah Ta’ala. Dari Abu Hurairah, Nabi saw. bersabda:

“Tidaklah matahari terbit dan tenggelam pada suatu hari yang lebih utama dari hari Jum’at.” (HR. Ahmad)

Dan, pada hari Jum’at juga terdapat beberapa kejadian luar biasa sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini. Dari Abu Hurairah, Rasul saw. bersabda:

“Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at. Hari tersebut adalah hari diciptakannya Adam, hari ketika Adam dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika Adam dikeluarkan dari surga. Hari kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at”. (HR. Muslim)

Bahkan, hari Jum’at juga adalah hari ‘ied (hari raya) kaum muslimin setiap pekannya Sahabat. Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya pada Jibril, “Hari apa ini?”. Jibril pun menjawab, “Hari ini adalah hari Jum’at yang Allah jadikan sebagai ‘ied (hari raya) bagimu dan umatmu.” (Diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya. Hasan)

Nah Ayah Bunda, selain itu ada apa aja sih dengan hari Jum’at ini?

1. Waktu Paling Mustajab untuk Berdoa

Doa yang dipanjatkan pada hari Jumat berpeluang besar dikabulkan oleh Allah. Sebab, Rasulullah Saw. bersabda tentang hal ini:

“Sesungguhnya pada hari Jumat itu terdapat satu waktu, tidak ada seseorang yang memohon sesuatu kepada Allah pada saat itu melainkan Allah pasti akan memberi kepadanya.” (HR. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi).

Dalam riwayat Imam Ahmad diterangkan bahwa waktu tersebut ialah setelah shalat ashar. Sementara dalam riwayat Muslim dan Abu Daud, waktu mustajab tersebut adalah antara Imam (khatib) duduk di mimbar (untuk khutbah) sampai selesai Shalat Jumat.

2. Ibadah di Hari Jumat Menghapuskan Dosa dalam Sepekan

“Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa-dosa yang di antara semua itu, jika dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim)

“Barangsiapa yang mandi lalu berangkat Jumat, kemudian mendirikan shalat semampunya, selanjutnya diam mendengarkan khutbah hingga selesai kemudian shalat bersama imam, niscaya akan diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu hingga Jumat berikutnya dan ditambah tiga hari lagi.” (HR. Muslim).

3. Membaca Surat Al-Kahfi di Hari ini Akan Dihapuskan Dosa dan Disinari Cahaya Diantara Dua Jum’at

“Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Baihaqi)

Dari Abdullah bin Umar r.a ia berkata, bahwa Nabi saw. bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at, ia akan diterangi cahaya dari bawah kakinya hingga ke langit pada hari Kiamat, dan diampuni dosanya di antara dua Jumat.”

4. Sedekah di Hari Jum’at Mendatangkan Pahala Berlipat

“Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari Jumat (yakni bila sedekah itu pada hari Jumat maka pahala berlipat ganda dari hari lain.” (HR. Abi Syaibah).

Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah pernah berkata: “Keutamaan sedekah di hari Jumat dibanding semua hari dalam sepekan seperti keutamaan sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya.”

Nah Ayah Bunda, keistimewaan yang ke empat inilah yang mendorong kemunculan program #SedekahJumatIsykariman yang setiap pekan diadakan sekolah kita.

Semoga program ini dapat memacu seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan orang tua) untuk berlomba-lomba dalam beramal shalih kususnya dengan mengeluarkan sedekah terbaiknya melalui program #SedekahJumatIsykariman.

Isykariman Berqurban : Makna dan Hakikat Pengorbanan

Isykariman Berqurban : Makna dan Hakikat Pengorbanan

Tanggal 10 Dzulhijjah adalah moment yang sangat penting bagi umat islam didunia, dan Alhamdulillah Sekolah Tahfidz Plus (STP) Isykariman tidak ketinggalan turut menyelenggarakan prosesi pemotongan hewan qurban. Karena memiliki aspek historis yang kuat bagi seorang muslim ketika keikhlasannya harus dikorbankan untuk memenuhi panggilan dan seruan Allah SWT. Sebagai imbas keimanan dan ketaqwaan yang mereka miliki. Aspek historis tersebut digambarkan dalam Al-Qur’an begitu indah, ketika kasih sayang dan kecintaan seorang ayah kepada anaknya harus dihadapkan pada pilihan yang sangat dilematis karena kecintaanya harus dikorbankan untuk kecintaan yang lebih tinggi dan hakiki.

Dari peristiwa ini umat islam mengambil moment untuk melaksanakan haji dan berkurban bagi yang memiliki kemampuan baik fisik maupun finansial.

Sebagai upaya untuk menjaga elektabilitas iman dan taqwa itulah sebagian umat Islam yang tidak menuanikan ibadah haji berkesempatan untuk menyembelih binatang qurban sesuai syariat Nabi Ibrahim as.

Hal ini pula yang mendorong Sekolah Tahfidz Plus (STP) Isykariman tetap menjaga nilai-nilai ajaran Islam dari Nabi Ibrahim as. Dengan mengadakan kegiatan penyembelihan hewan qurban.

Kegiatan Berqurban tahun ini dilaksanakan pada hari ke tiga, Alhamdulillah panitia berhasil mengadakan 3 ekor kambing, 1 ekor kerbau dan 1 ekor sapi yang dihimpun dari guru dan wali murid. Semoga Ibadah kurban yang telah ditunaikan menjadi suatu keberkahan dan diterima oleh Allah, khususnya untuk siswa-siswi STP Isykariman karena dengan adanya kegiatan Isykariman Berkurban tersebut siswa-siswi lebih memahami makna berkurban yang sebenarnya salah satunya bisa saling berbagi daging qurban kepada orang-orang yang ada disekitar lingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah. Semoga di tahun yang akan datang program Isykariman Berkurban dapat menjadi lebih baik lagi. Aamiin

Tasmi’ul Qur’an: Sebagai Evaluasi Kualitas Hafalan dan Bacaan Quran

Tasmi’ul Qur’an: Sebagai Evaluasi Kualitas Hafalan dan Bacaan Quran

Salah satu rutinitas yang wajib diikuti oleh seluruh siswa Sekolah Tahfidz Plus (STP) Isykariman adalah kegiatan tasmi’ul qur’an, yaitu kegiatan untuk mengevaluasi kualitas hafalan yang telah dimiliki.

Pada kegiatan tersebut seluruh peserta dituntut untuk dapat melantunkan seluruh hafalan qur’an yang dimilikinya sebaik dan selancar maungkin di hadapan seorang guru pentasmi’ dengan didampingi oleh orang tua masing-masing.

Jika dinyatakan lulus oleh pentasmi’ maka peserta yang bersangkutan akan diijinkan untuk menambah hafalan baru selanjutnya. Namun jika ternyata belum lulus karena belum lancar atau belum sesuai standar yang ditentukan oleh guru pentasmi’, maka ia harus mengulang-ulang hafalan lamanya terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan menambah hafalan yang baru.

Kegiatan tasmi’ kali ini adalah yang kedua pada semester ganjil tahun ajaran 2022-2021. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 28 September 2021.

Seluruh siawa peserta tasmi’ begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini tercermin dari kesunguhan mereka saat menunggu giliran tampil. Mereka nampak bersungguh-sungguh dalam melantunkan hafalannya di hadapan orang tua mereka sebelum benar-benar disimak oleh guru pentasmi’.

Pada tasmi’ kali ini, ada beberapa level hafalan siswa yang dievaluasi. Mulai dari level hafalan yang hanya beberapa surat saja (juz 30 an-naas s/d al-qoriah), hingga ada yang 1 juz, 2 juz, 3 juz, bahkan lebih. Setiap peserta diuji dan dievaluasi sesuai dengan levelnya masing-masing.

Sejatinya agenda ini dilaksanakan sebagai sarana untuk menguji dan mengevaluasi kualitas dan kuantitas hafalan siswa. Dengan kata lain, kekuatan hafalan peserta akan diuji pada momen ini. Kelulusan mereka dalam kegiatan tasmi’ ini akan menjadi bukti bahwa mereka telah benar-benar memiliki hafalan qur’an dengan kuantitas dan kualitas yang baik.

Pelatihan Manasik Haji dan Umroh

Pelatihan Manasik Haji dan Umroh

Hari Selasa pagi tanggal 29 Agustus 2017 rombongan siswa-siswi Sekolah Tahfidz Plus (STP) Isykariman meluncur menuju pondok pesantren Darul Ikhlas. Sebuah pondok pesantren yang berada di daerah Serang Baru, Cibarusah dengan jarak sekitar 1 jam perjalanan menggunakan mobil dari lokasi sekolah.

Di pondok pesantren inilah seluruh siswa Sekolah Tahfidz Plus (STP) Isykariman akan melaksanakan kegiatan latihan pelaksanaan manasik haji kali ini.

Latihan pelaksanaan manasik haji dimaksudkan untuk memberi pembekalan kepada seluruh siswa dengan mengenalkan tata cara ibadah haji yang sesuai sunnah Nabi secara lebih terperinci dan jelas sejak usia dini. Tentu pelatihan semacam ini pun sangat bermanfaat bagi guru dan orang dewasa.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 dan langsung disambut dengan baik oleh pihak pondok pesantren Darul Ikhlas. Setelah turun dari bis seluruh siswa diarahkan untuk segera mengganti pakaian dengan pakaian jama’ah haji (pakaian ihrom) yang telah disiapkan sebelumnya. Namun sebelum mengganti pakaian, tidak lupa seluruh siswa dan guru melaksanakan shalat dhuha terlebih dahulu di masjid yang ada di lingkungan pesantren.

Sebelum prosesi manasik haji dimulai, salah seorang ustadz dari pondok pesantren Darul Ikhlas yang menjadi pemandu pelatihan, memberikan pengarahan kepada seluruh peserta. Beliau menjelaskan mengenai tahapan-tahapan kegiatan yang akan dilalui oleh peserta selama pelatihan. Beliau juga menjelaskan mengenai niat, bacaan dan doa-doa tertentu yang biasa dilakukan oleh jamaah haji yang sebenarnya. Setelah semua penjelasan itu barulah prosesi pelatihan manasik haji dimulai.

Selama pelatihan ini berlangsung, seluruh siswa nampak begitu antusias mengikuti setiap tahap kegiatannya. Dari mulai melakukan thawaf, sa’i, melempar jumroh, dan lainnya.

Areal pelatihan manasik haji di pondok pesantren Darul Ikhlas telah ditata sedemikian rupa hingga menyerupai areal pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya di kota Mekah. Replika ka’bah, hijir ismail, hajar aswad, bukit sofa dan bukit marwah, tempat wukuf di arofah, mina, dan tempat melempar jumroh dibuat mirip seperti aslinya. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka akan lebih mudah memahami prosesi manasik haji dengan melakukan penginderaan secara langsung terhadap setiap penjelasan yang diberikan oleh ustadz pemandu.

Penginderaan secara langsung terhadap objek yang sedang dipelajari merupakan perkara sangat penting dalam proses pembelajaran. Dengan seringnya melakukan penginderaan semacam itu disertai dengan pemberian pemahaman yang benar tentang sesuatu yang sedang dipelajari, in syaa allah akan merangsang kemampuan berpikir yang baik dan benar pada diri siswa.

Hal inilah yang senantiasa dilakukan oleh para pengajar di Sekolah Tahfidz Plus (STP) Isykariman kepada seluruh siswa. Inilah yang disebut sebagai metode belajar talqiyan fikriyan.

Pada kegiatan kali ini, kendati hanya berupa latihan, namun hampir seluruh bagian ibadah haji dilaksanakan. Mulai dari thawaf, sa`i, melempar jumroh, hingga wukuf dan salat sunah seusai wukuf. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa dapat terlatih menjadi mandiri, ta’at, sabar dan kelak menjadi haji yang mabrur.